Audit BPKP di 4 Kecamatan 12 Desa Lokasi PNPM Kabupaten Bulungan
Selasa, 19 Juli 2011 17:00

Program PNPM Mandiri Perdesaan merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pembangunan yang berbasiskan pada pemberdayaan masyarakat (Community Driven Development/CDD Project), dengan mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama kegiatan program. Sebagai suatu program pemberdayaan masyarakat, strategi dan kebijakan pelaksanaannya selalu berkembang, memenuhi tuntutan dan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Melihat pendekatan program tersebut, sangatlah penting dilakukan penilaian yang lebih luas yang mencakup aspek-aspek lain selain aspek penilaian keuangan program, seperti aspek-aspek lain yang memiliki pengaruh signifikan serta area kritis terhadap pencapaian tujuan program. Aspek pengendalian intern, kinerja, serta kepatuhan program menjadi penting untuk dinilai, selain aspek pemenuhan kewajiban audit atas laporan keuangan yang sifatnya mandatory.

Informasi terhadap efektivitas, efisiensi, keekonomisan, serta ketaatan terhadap pelaksanaan program merupakan kebutuhan manajemen. Pengawalan yang lebih ketat mutlak diperlukan terhadap aspek atau faktor kunci keberhasilan program, serta diperlukan informasi atas kelemahan-kelemahan dan rekomendasi perbaikannya sebagai feedback bagi perancangan dan penyempurnaan kebijakan program.

Tujuan Audit

Audit atas PNPM mencakup aspek keuangan, sistem pengendalian intern program, kinerja program, serta aspek kepatuhan program. Oleh karenanya, tujuan audit PNPM meliputi empat aspek tersebut yaitu sebagai berikut:

  1. Memberikan opini mengenai tingkat kewajaran penyajian laporan keuangan program sesuai dengan prinsip akuntansi yang diterapkan pada program yang bersangkutan (audit keuangan).
  2. Memberikan penilaian atas kecukupan rancangan sistem pengendalian intern program guna mencapai tujuan program, serta penilaian atas tingkat efektivitas implementasinya di lapangan.
  3. Memberikan penilaian terhadap pencapaian kinerja program berdasarkan indikator-indikator kinerja yang telah ditetapkan.
  4. Memberikan penilaian terhadap kepatuhan program berdasarkan jenis kegiatan tertentu yang ditetapkan.
  5. Mengidentifikasi dan menginformasikan bilamana dari hasil audit dijumpai adanya indikasi terjadinya fraud dalam pelaksanaan kegiatan program.

Lingkup Audit

  1. Audit Keuangan (Financial Audit).
  2. Penilaian Sistem Pengendalian Intern Program.
  3. Penilaian Kinerja Program.
  4. Penilaian kepatuhan terhadap ketentuan program.

Penilaian dilakukan terhadap kegitan-kegiatan tertentu program yang dipertimbangkan cukup signifikan memiliki peran terhadap keberhasilan program atau merupakan kegiatan yang memiliki risiko tinggi terjadinya penyimpangan/ penyalahgunaan. Lingkup kegiatan penilaian kepatuhan meliputi:

  1. Kepatuhan pada ketentuan tertentu dalam loan agreement seperti porsi pembiayaan dan penyediaan dana pendamping, prosedur pengadaan secara umum, elegibilitas pengeluaran.
  2. Kepatuhan dalam pelaksanaan prosedur pengadaan oleh masyarakat, apakah telah mengikuti ketentuan yang digariskan dalam PTO (project guideline).
  3. Kepatuhan atas mekanisme proses perencanaan dan penetapan usulan kegiatan program oleh masyarakat.
  4. Kepatuhan dalam proses pencairan dan penyaluran dana program dari UPK ke TPK.
  5. Kepatuhan dalam peruntukan penggunaan dana program di UPK dan TPK.
  6. Kepatuhan dalam pengelolaan dana bergulir.

Lama Pemeriksaan BPKP selama 24 hari dimulai pada 7 Maret 2011 s.d selesai.


Lokasi Sample Audit di Kabupaten Bulungan yang meliputi:

  1. Kecamatan Tanjung Selor.
  2. Kecamatan Tanjung Palas Utara.
  3. Kecamatan Tanjung Palas Timur.
  4. Kecamatan Tanjung Palas.

Setelah dilakukan pemeriksaan baik administrasi maupun fisik dilapangan maka di tanggal 21 dilakuka Ekspos hasil temuan lapangan oleh Tim Audit sehingga ada interaksi dari hasil temuan yang sekaligus sebagai wahana pembinaan kepada masayarakat dari temuan sehingga hasil temuan ini terbuka diketahui secara langsung oleh para pelaku.